Usai Melintasi “Kota Hantu” Namibia, Putra Ketua MA Meninggal dalam Kecelakaan Touring Moge

0
168
Putra Ketua MA, Mohamad Ifan
Salah satu foto terakhir, putra Ketua MA, Mohamad Iran saat berada di Namibia. (foto:doc)

JAKARTA. Awan duka menyelimuti keluarga besar Mahkamah Agung dan komunitas motor gede Indonesia. Mohamad Irfan, putra Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali meninggal usai mengalami kecelakaan dalam touring motor gede (moge) di Namibia, negara di Benua Afrika bagian selatan, Kamis 20 Juni 2019.

Almarhum Mohamad Irfan, mengalami kecelakaan saat menjelajah gurun dan padang savana. Informasi tersebut disampaikan pihak KBRI Windhoek. Almarhum sedang melakukan touring moge yang dipimpin oleh mantan Wakapolri Komjen (purn) Nanan Soekarna.

https://youtu.be/YOnFFIGaFM8

Touring di Afrika ini dijadwalkan dari 11 hingga 29 Juni 2019 dengan rute Cape Town-Namibia-Botswana-Zimbabwe-Zambia. Rombongan masuk ke wilayah Namibia pada 16 Juni dan melakukan jelajah gurun serta padang savana di beberapa kota.

Pada 19 Juni, pukul 11.47 WIB, Nanan memberi tahu pihak KBRI Windhoek bahwa 2 anggota timnya mengalami kecelakaan moge di daerah Naukluf National Park, 294 km dari Kota Windhoek.

Mobil Polantas dan ambulans kemudian merapat ke lokasi membawa kedua korban menuju rumah sakit terdekat, Maltahohe Hospital, lalu dibawa ke Mariental Hospital.

Kedua korban adalah Mohamad Irfan, yang disebut mengalami patah di bagian leher hingga mengakibatkan meninggal dunia.

Sementara rekannya Endyk Bagus Musdyantoko, juga mengalami luka. namun belum ada informasi lebih lanjut terkait kondisi Endyk yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Dalam video terakhir yang di dapatkan beritalangit.net, rombongan touring sempat menceritakan perjalanan termasuk akan melintasi wilayah Lüderitz atau dikenal sebagai “Kota Hantu” di Namibia. Letaknya beberapa kilometer dari pelabuhan Lüderitz.

Berbagai ucapan belasungkawa mengalir atas meninggalnya Mohamad Irfan, putra Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali. Salah satunya dari  Ketua Umum DPP Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI), H. Rahmat Santoso, SH, MH.

“Terkejut mendengar berita duka ini. Kami ikut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, ” ujar Rahmat Santoso.

Sebagai sesama penghobi motor gede, rasa kehilangan mendalam ikut dirasakan Rahmat Santoso. Maklum, beberapa kali, Ketua Umum DPP IPHI ini pernah bersama-sama mengikuti even touring motor gede. (tom)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here