Terbukti Menipu, Bos Ekspedisi Aman Santoso Diminta Segera Dieksekusi

0
20
20190805 135427

Dugaan penipuan jual beli truk tracktor Head Hino 500 SG 260 yang dilakukan terdakwa Hasan Aman Santoso kepada saksi pelapor Eddi Tanuwijaya bukan isapan jempol.

Terbukti, dalam petikan putusan kasasi Mahkamah Agung No 237 K/Pid/2019 disebutkan jikab terdakwa yang juga bos ekspedisi PT Aman Santoso, Surabaya. dinyatakan melakukan tindak pidana penipuan sesuai pasal 378 KUHP dengan hukuman 10 bulan penjara.

Kuasa hukum saksi korban, Wellem Mintarja mengatakan jika putusan Mahkamah Agung sesuai dengan asas keadilan. Sebab, dengan adanya putusan ini telah membuktikan jika terdakwa Hasan Aman Santoso telah terbukti melakukan tindak pidana penipuan.

“Tertuang dalam putusan kasasi jika terdakwa Hasan Aman Santoso dihukum penjara selama 10 bulan. Kami meminta agar pihak kejaksaan segera melakukan eksekusi” tukas Wellem

Atas putusan itu, Willem meminta pihak Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya untuk segera melakukan eksekusi atau penahanan kepada terdakwa. Jika tidak segera dilakukan maka upaya hukum lain akan dilakukan.

“Jika Dalam seminggu ini apabila yang bersangkutan belum dieksekusi maka kami akan mengambil tindakan hukum” tandasnya.

Sementara saksi korban Eddi Tanuwijaya mengatakan bersyukur atas putusan MA yang membuktikan keadilan baginya.

“Saya mengucapkan syukur kepada tuhan, ternyata keadilan itu nyatakan memang terbukti. Bagaimanapun saya tetap mematuhi keputusan hukum tersebut,” pungkasnya

Kasus ini bermula dari jual beli truk senilai Rp 510 juta pada 2016 lalu. Saat itu Eddi Tanuwijaya sepakat menjual truk miliknya kepada Hasan Aman. Awalnya, tidak ada masalah karena cek senilai tanda jadi Rp 245 juta bisa dicairkan.

Namun setelah truk diserahkan, dua cek berikutnya tidak bisa dicairkan. Pihak bank memblokir karena Aman Santoso telah membuat laporan kehilangan dua cek melalui Polsek Kenjeran Surabaya. Dua cek ini dijadikan bukti oleh Mahkamah Agung sebelum mrngeluarkan putusan. (tom)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here