Sakit Hati Tak Digaji, Dua Pemuda Gresik Habisi Juragan Laundry

0
3726
Dua Pelaku Pembunahan Di Romokali
Dua pelaku pembunuhan digelandang aparat Polrestabes Surabaya. (foto:ist)

SURABAYA. Sakit hati  menjadi alasan terjadinya pembunuhan Ester Lilil Wahyuni (52), mayat yang ditemukan dalam tong di Jalan Raya Romokalisari, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. Dua pelaku asal Gresik mengaku sakit hati lantaran uang gaji selama seminggu bekerja yang diminta tidak diberikan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan menjelaskan, pelaku pembunuhan Ester Lilik Wahyuni, seorang pengusaha jasa laundry di Kota Surabaya tersebut adalah anak buah korban, SR dan MA.“Kedua pelaku ini merupakan warga Kabupaten Gresik,” kata Rudi, Jumat (18/1/2019).

Kronologi pembunuhan korban terjadi pada hari Senin (14/1/2019) lalu sekitar pukul 17.50 WIB. Awalnya, kedua pelaku sengaja mendatangi tempat usaha laundry milik Ester yang berada di Jalan Simpang Darmo Permai Selatan Gang XV Nomor 213, Kota Surabaya untuk meminta gaji kepada Ester. Padahal, keduanya tak lama bekerja, “Mereka baru seminggu kerja” ucap Rudi.

Pertemuan Ester dengan bekas anak buahnya ini terjadi perselihan, mereka terlibat pertengkaran hingga terjadi pemukulan oleh pelaku.  Korban dipukul pada bagian dada dan kepala. Kedua pelaku kemudian sempat mencekik leher mantan majikannya itu hingga lemas tak sadarkan diri.

Lalu, pelaku pun mengikat tangan serta kaki korban. Membungkus menggunakan kain sprei yang diperoleh di lokasi kejadian kemudian memasukkan kedalam tong sampah warna hijau.“Mayat korban akhirnya dibuang ke lokasi dimana ia ditemukan,” tutupnya.

Sebelumnya, mayat Ester mulanya ditemukan seorang pemulung di depan PT Maspion 4 Jalan Romokalisari, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya pukul 06.30 WIB, Kamis pagi , 17 Januari 2019.

Saat ditemukan, mayat warga yang kesehariannya tinggal di kawasan Royal Residen, Wiyung, Kota Surabaya ini dalam kondisi terbungkus kain sprei hotel warna putih berlumuran darah, dengan kedua kaki dan tangan terikat. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here