Dengar Vonis, Biduan “Terop” Akhirnya Menangis

0
68
Yolla Berlin
Yolla Berlin saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya

SURABAYA. Biduan lokal berparas manis, Yolla Berlin hanya bisa terisak menahan tangis setelah mendengar vonis bersalah dan dihukum penjara empat tahun dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin 16 September 2019.

Janda muda yang biasa tampil menyanyi di acara hajatan itu dinyatakan bersalah dan terbukti menyalahgunakan narkotika jenis sabu seberat 0,12 gram. Hakim ketua Eko Agus Susianto menyatakan terdakwa terbukti melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Selain hukuman badan, terdakwa dijatuhkan denda sebesar Rp 800 juta apabila tidak dibayar hukuman ditambah (subsider) satu bulan,” ujar Hakim Eko saat membacakan vonis.

Menanggapi putusan tersebut, Yolla terlihat terisak menahan air matanya. Setelah berkonsultasi dengan pengacaranya, tampal Yolla menangguk tanda menerima putusan. Sebelumnya, JPU Sukisno menuntut terdakwa selama lima tahun.

Setelah diketok palu berakhirnya sidang, Yolla tak kuasa menahan tangis. Ia mempercepat jalannya menuju ruang tahanan. Tak sepatah kata terucap saat awak media menanyakan vonis tersebut.

Sebelumnya, terdakwa Yolla Berlin ditangkap usai membeli sabu dari Hasip (berkas terpisah) dan erdakwa sudah menggunakan sabu itu bersama Surateno (berkas terpisah) di dalam kamar kosnya. Karena merasa kurang, terdakwa dan Surateno sepakat untuk membeli sabu lagi.

Saat kembali ke kosnya, terdakwa kemudian ditangkap bersama Surateno. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan alat bukti berupa botol plastik yang dipergunakan sebagai alat hisap atau bong dan juga sebuah hp. Terdakwa mengaku mengkonsumsi sabu supaya fit dalam menjalankan profesinya sebagai biduan ‘terop’. (kiki/tom)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here