Dimas Kanjeng Kembali Divonis Bersalah, Tapi……

0
1772
Dimas Kanjeng usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. foto/win

Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng “Si Pengganda Uang” kembali divonis bersalah terkait perkara penipuan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (5/12).

“Terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan pertama Pasal 378 KUH Pidana tentang penipuan,” ujar Ketua Majelis Hakim Anne Rusiana dalam amar putusan.

Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa, Dimas Kanjeng dianggap telah melakukan tindak pidana penipuan pada korban Muhammad Ali. Kepada korban, terdakwa menjanjikan dapat menggandakan setiap uang yang disetorkan padanya dengan jumlah yang berkali-kali lipat. Korban yang tertarik, kemudian menyetorkan uang secara bertahap dengan total mencapai Rp 10 miliar.

Namun , apa yang dijanjikan terdakwa Dimas Kanjeng ternyata tidak sesuai kenyataan. Terdakwa tidak dapat mengembalikan uang korban.

Sebelum menjatuhkan vonis, Hakim Anne menjelaskan, bahwa sebelum kasus ini terdakwa sudah divonis untuk kasus pembunuhan yang ada di Probolinggo dengan pidana 18 tahun penjara. Di tempat yang sama yakni di Probolinggo, Dimas juga divonis dalam kasus penipuan dengan putusan 3 tahun penjara. “Terdakwa telah menerima hukuman penjara secara akumulatif. 18 tahun ditambah 3 tahun menjadi 21 tahun penjara,” ujarnya.

Anne menyatakan, sesuai dengan Pasal 66 ayat 1 KUHP jumlah hukumannya tidak boleh melebihi hukuman yang terberat sekali ditambah dengan sepertiganya.

“Undang-undang secara komulatif tidak memperbolehkan hukuman melebihi dari 20 tahun penjara. Oleh karena itu menjatuhkan pidana pada terdakwa “Nihil” (tak mendapat tambahan hukuman pidana penjara). Pada terdakwa dan jaksa penuntut umum, dipersilahkan untuk memberikan jawaban atas vonis ini, maksimal 7 hari,” ujar Hakim Anne.

Mendengar vonis ini, Dimas kanjeng pun terlihat tersenyum. Usai sidang ia mengaku langsung menerima keputusan tersebut. “Saya terima vonis ini,” ungkapnya.

Jawaban berbeda disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum Rakhmat Hari Basuki. Ia menyatakan akan mengajukan banding terkait dengan vonis tersebut. “Saya akan ajukan banding,” ujarnya singkat. (WIN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here